Notification

×

Iklan

Iklan Manual

Iklan Manual baris 2

Iklan

Indeks Berita

SMP Negeri 1 Kota Cirebon Raih Peringkat 3 Popkota 2025, Siap Tingkatkan Pembinaan Atlet Muda

Last Updated: 2025-11-29T01:50:42Z

Cirebon, Fkan News – Jumat (28/11/25) tepat pukul 13.00 WIB, Pekan Olahraga Pelajar Kota Cirebon (Popkota) 2025 resmi ditutup oleh Wali Kota Cirebon di Sport Hall GOR Bima Kota Cirebon.


Gelaran Popkota yang berlangsung sejak 6 hingga 28 November 2025 itu memperebutkan total 3.200 medali yang disiapkan panitia. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan meriah, dengan semangat sportivitas yang kuat.


Tahun ini, antusiasme peserta sangat tinggi. Sebanyak 9.300 pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK terlibat aktif dalam ajang olahraga tahunan tersebut. Sejalan dengan tema Haornas 2025, “Olahraga Satukan Kita,” kegiatan ini tak hanya mendorong hidup sehat, tetapi juga membentuk karakter generasi muda melalui kompetisi yang positif.


SMP Negeri 1 Tempati Peringkat 3


Di sela-sela penutupan Popkota, Ketua Skuad SMP Negeri 1 Kota Cirebon, Rahmat Nugraha, S.Pd., mengungkapkan bahwa posisi peringkat ketiga bukanlah target utama. Namun, sekolah tetap mengapresiasi perjuangan para atlet.




Tahun lalu kami dapat 43 emas dan berada di posisi kedua. Tahun ini turun menjadi 25 emas, 33 perak, dan 42 perunggu, dengan menurunkan lebih dari 247 atlet. Kami berada di peringkat ketiga,” ujar Rahmat.


Ia menjelaskan bahwa penyumbang medali emas mayoritas berasal dari cabang olahraga individu seperti atletik, pencak silat, taekwondo, dan senam.


Perlu Pembinaan Lebih Terarah

Rahmat menegaskan pentingnya pembinaan jangka panjang untuk mempertahankan prestasi. Menurutnya, olahraga bagi pelajar bukan hanya aktivitas fisik, tetapi juga sarana membangun karakter dan disiplin.


Selama ini atlet SMP 1 dibina di sekolah, dan ada juga yang dititipkan di klub atau cabor luar sekolah. Persiapan sebelum pertandingan maupun setelah event selalu mendapat dukungan sekolah agar para atlet siap menghadapi tantangan di event-event berikutnya,” jelasnya.


Beberapa Faktor Turunnya Peringkat

Terkait turunnya peringkat, Rahmat menyebutkan beberapa faktor penyebab.


Pertama, jadwal persiapan event tahun ini cukup singkat. Kedua, ada beberapa cabor yang hanya diikuti empat sekolah. Seharusnya cabor dengan peserta minim bisa dianulir, karena banyak sekolah tidak ikut,” pungkasnya.  (IP


-->