Cirebon, fkannews – Kepala SD Kebon Baru 4 Kota Cirebon, Nova Haryono, M.Pd., menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan aman bagi seluruh warga sekolah, baik siswa maupun guru.
Beliau yang mulai menjabat secara definitif sejak akhir Desember 2025, menyampaikan bahwa langkah awal kepemimpinannya difokuskan pada pembenahan sarana-prasarana dasar agar proses belajar mengajar tidak terganggu.
“Saya ingin menciptakan sekolah yang nyaman dan aman, nyaman bagi gurunya, nyaman bagi siswanya. Makanya pembenahan sarana-prasarana sederhana langsung saya laksanakan,” ujar Nova.
Ia menuturkan, perbaikan dimulai dari hal-hal kecil namun penting, seperti keramik yang rusak, kondisi WC siswa, hingga kenyamanan ruang guru.
“Hal-hal sepele seperti keramik rusak kita perbaiki, WC yang tidak nyaman kita bersihkan supaya anak nyaman, ruang guru juga kita benahi agar guru-guru nyaman bekerja,” jelasnya.
Prestasi Akademik Tembus Nasional
Di tengah pembenahan fasilitas, Nova mengungkapkan bahwa SD Kebon Baru 4 tetap menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan, bahkan hingga tingkat nasional.
Sekolah tersebut baru-baru ini meraih Juara 1 Olimpiade Matematika di Surabaya, serta mencatat lebih dari 200 prestasi nasional sepanjang tahun 2025.
“Kalau secara akademis kita sudah luar biasa, terutama MIPA. Tahun 2025 kemarin ada 200 prestasi nasional,” ungkapnya.
Nova optimistis tren prestasi tersebut akan terus berlanjut di tahun 2026, seiring meningkatnya semangat siswa dalam berbagai kompetisi.
Komite Sekolah Baru, Harapan Kolaborasi Menguat
Nova juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan komite sebagai mitra strategis dalam memajukan pendidikan.
Komite sekolah SD Kebon Baru 4 sendiri baru terbentuk dan resmi di-SK-kan pada Januari 2026.
“Semoga ada sinergitas dan kolaborasi sebagai mitra kami dalam memajukan pendidikan di SD Kebon Baru 4,” katanya.
Saat ini, SD Kebon Baru 4 memiliki 583 siswa dengan dukungan 35 staf guru.
Olahraga Berprestasi Meski Minim Fasilitas
Selain akademik, SD Kebon Baru 4 juga dikenal kuat dalam bidang non-akademik, khususnya olahraga seperti basket dan futsal.
Menariknya, prestasi tersebut diraih meski sekolah belum memiliki fasilitas lapangan yang memadai.
“Kami tidak punya lapangan basket yang kondusif, paving juga tidak bagus, tapi kami bisa juara basket karena latihan di luar dengan menyewa tempat,” jelas Nova.
Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak hanya bergantung pada pembina, tetapi juga dukungan pelatih dan orang tua siswa.
“Ekosistem olahraga itu bukan pembina saja, tapi pembina, pelatih, dan orang tua. Proses tidak mengkhianati hasil,” tegasnya.
Nova memastikan, dukungan terhadap kegiatan ekstrakurikuler akan terus diperkuat agar prestasi SD Kebon Baru 4 semakin meningkat. (IP)
