Cirebon, fkannews – Kondisi jalan berlubang di wilayah RW 02 dan RW 04 Jalan Raya Tampomas, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, dikeluhkan warga. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu dinilai membahayakan keselamatan pengguna kendaraan, terutama saat musim hujan.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah titik jalan mengalami kerusakan cukup dalam. Lubang-lubang tersebut kerap tertutup genangan air ketika hujan turun, sehingga sulit terlihat oleh pengendara yang melintas.
Noor, salah seorang warga RW 02 Kelurahan Larangan, mengaku sangat prihatin dengan kondisi jalan yang hingga kini belum juga diperbaiki secara maksimal. Menurutnya, jalan tersebut ramai dilalui kendaraan setiap hari, baik sepeda motor maupun mobil.
“Jalan ini banyak sekali yang lewat, motor dan mobil. Tapi kondisinya berlubang dan sangat mengganggu,” tutur Noor kepada fkannews.
Ia menjelaskan, warga sekitar sebenarnya pernah berinisiatif menutup lubang jalan dengan material seadanya. Namun upaya tersebut tidak bertahan lama, terutama saat curah hujan tinggi.
“Pernah ditutup sama warga pakai material seadanya, tapi kalau musim hujan ya rusak lagi, berlubang lagi,” ujarnya.
Lebih jauh, Noor menyoroti dampak paling berbahaya dari jalan rusak tersebut, yakni seringnya terjadi kecelakaan tunggal, terutama pengendara motor yang tidak menyadari adanya lubang karena tertutup air.
“Sering terjadi kecelakaan tunggal pengendara motor, karena lubangnya tertutup air, mas,” kata Noor.
Warga pun berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah dan memakan lebih banyak korban.
Noor secara tegas meminta agar jalan berlubang di wilayah RW 02 dan RW 04 Jalan Raya Tampomas, Kelurahan Larangan, segera mendapat perhatian serius.
“Saya minta dinas terkait segera memperbaiki jalan berlubang ini, khususnya di RW 02 dan RW 04 Jalan Raya Tampomas. Jangan sampai terus ada korban,” pungkas Noor.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak dinas terkait mengenai rencana perbaikan jalan tersebut. (Red)
